Sinar Mas Peduli Covid

Tak terasa sudah hampir dua tahun pandemic covid-19 telah melanda dunia khususnya di Indonesia. Tentu tidak ada siapapun yang memperkirakan bahwa tahun 2020 dunia akan dilanda bencana ini. Pandemi ini mempengaruhi berbagai perubahan di sektor sosial ekonomi seluruh wilayah yang terjangkit. Penerapan pola hidup sehat banyak dilakukan untuk mencegah penularan virus seperti menerapkan 5 M saat berada di mana saja.
Pandemi Covid-19 memberikan dampak luar biasa pada semua aspek kehidupan masyarakat, seperti kesehatan yang menurun, perekonomian menurun, masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan, ataupun usaha-usaha yang terpaksa harus gulung tikar karena menurunnya omset.
Hidup yang tidak pasti memberikan efek kebingungan, dan keadaan darurat yang diakibatkan oleh virus Corona menjadi pemicu stress bagi banyak orang. Ketidakpastian dalam mengetahui kapan wabah akan berakhir membuat banyak golongan masyarakat terutama golongan menengah ke bawah bingung memikirkan nasib mereka. Kehidupan yang berjalan seperti biasa tanpa adanya mata pencaharian membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
Angka positif Covid-19 yang semakin hari meningkat setiap harinya membuat pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat. Hal ini dilakukan untuk menekan laju angka penyebaran virus Covid- 19. Di tengah mobilitas masyarakat yang terbatas saat ini, tentunya untuk bertahan hidup tidak bisa dilakukan sendiri. Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk bergotong-royong membantu sesama. Masyarakat yang mau saling membantu dan berbagi tentu akan membantu pemerintah.
Pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi yang merupakan upaya melindungi masyarakat. Penanganan virus Covid 19 akan sukses dengan dukungan dari semua elemen masyarakat untuk kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, 5M menjadi proteksi yang wajib untuk kita terapkan bersama, yaitu menggunakan masker dua rangkap, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Kolaborasi dari semua pihak juga dibutuhkan untuk melawan pandemi, salah satunya pihak swasta juga yang harus bergerak cepat membantu pemerintah dalam penanggulangan pandemi, baik dari sisi internal maupun eksternal.
Saat pandemi di Indonesia melanda, Sinar Mas melalui pilar usaha mereka langsung terjun ke masyarakat. Penyaluran bantuan kepada masyarakat telah disalurkan oleh Sinar Mas. Berbagai macam program juga telah dilakukan Sinar Mas diantaranya

Mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan produksi jahe merah dan madu oleh Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas, memberikan masker dan melakukan rapid test gratis dari SehatQ, hingga menyalurkan bantuan sembako serta vitamin kepada masyarakat.
Pilar usaha SinarMas yaitu Asia Pulp & Paper (APP) SinarMas, memyalurkan lebih dari 1.200 ton oksigen setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan oksigen pasien COVID-19 di sejumlah daerah. Oksigen tersebut akan disuplai oleh tiga unit usaha dari APP Sinar Mas, yaitu PT. OKI Pulp & Paper Mills, PT. Indah Kiat Pulp & Paper- Perawang Mills, dan PT. Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry. Penyediaan 1.200 ton oksigen ini mampu mengisi 1.000.000 tabung oksigen medis dengan volume 1 meter kubik.

Bantuan oksigen ditujukan kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Kemudian, bantuan akan disalurkan ke berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Tanah Air. Bantuan oksigen diharapkan untuk membantu bangsa Indonesia dalam menghadapi lonjakan angka Covid-19.

Untuk memutus rantai penyebaran virus kita harus taat akan penerapan prokes dan melakukan vaksinasi agar Herd Immunity cepat terbentuk. Sinar Mas melalui organisasi nirlaba Eka Tjipta Foundation (ETF) bekerja sama dengan alumni Kolese Kanisius mengadakan vaksinasi massal yang bertajuk Vaksinasi Kanisius dari 5-18 Juli 2021
Rangkaian vaksinasi lainnya adalah vaksinasi gotong royong yang diselenggarakan oleh anak perusahaan Sinar Mas Agribusiness and Food telah memvaksin hampir 600 karyawan. Secara bertahap, perusahaan juga akan menyuntikkan vaksin kepada lebih dari 3.000 karyawan..

Program Vaksinasi Gotong Royong juga diikuti oleh PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk yang berada di bawah naungan APP Sinar Mas.Secara bertahap, perusahaan akan memvaksin 4.000 karyawan.

Pandemi telah memberikan dampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar kita. Banyak rumah tangga mengalami penurunan penghasilan karena kepala keluarga mengalami pemutusan hubungan kerja dan anak-anak merasakan beratnya dampak orang tua mereka kehilangan pekerjaan.
Sinar Mas mempelopori gerakan lintas industri yang berada di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) yang bernama gerakan Pengusaha peduli NKRI. penyaluran dilakukan melalui Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Pengusaha Peduli NKRI dan Kadin Indonesia bersama yayasan Buddha Tzu Chi mengadakan penggalangan dana yang tujuannya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Bantuan yang diberikan berupa beras bagi 7 juta keluarga. Selain itu donasi tersebut juga digunakan untuk pengadaan peralatan kesehatan seperti ventilator, alat pelindung diri, peralatan uji cepat, dan masker bagi para tenaga kesehatan dan fasilitas medis. Bantuan tersebar ke 358 institusi dan 1080 rumah sakit serta Puskesmas di Jabodetabek dan 26 provinsi lain di Indonesia. Mereka berharap donasi akan terus bertambah agar bisa membantu masyarakat dengan lebih banyak lagi
Semua program bantuan yang diberikan oleh Sinar Mas merupakan hal baik yang bisa dijadikan inspirasi bagi perusahaan lainnya. Walaupun selama masa pandemi ini sektor usaha juga banyak terkena imbasnya tapi rasa solidaritas dan kepedulian untuk membantu sesama juga harus kita tingkatkan.

Kunci keberhasilan untuk mengatasi pandemi ini adalah kerja sama seluruh elemen masyarakat baik Pemerintah dan pihak swasta untuk terus bergandengan tangan agar masyarakat yang terdampak pandemi bisa terbantu. Semoga Bantuan yang diberikan Sinar Mas memberikan mamfaat bagi masyarakat Indonesia secara umum.