Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju Bersama SGM Eksplor Advance+Soya

Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju Bersama SGM Eksplor Advance+Soya

Spread the love
  • 7

Sebagai seorang ibu pastilah sangat khawatir akan kesehatan anaknya apalagi di saat masa pandemi yang sedang melanda Indonesia bahkan dunia. Karena daya tahan tubuh anak saat masa pandemi memang rentan, termasuk anak yang alergi terhadap protein susu sapi,

Berdasarkan data yang ada, banyak pasien anak yang terkonfirmasi positif di Indonesia sangat tinggi dibandingkan negara Asean lainnya.

Anak yang alergi terhadap protein susu sapi mempunyaj sistem daya tahan tubuh yang unik dan lebih sensitif. Untuk itu, pemahaman masyarakat khususnya orang tua mengenai penyebab terjadinya alergi susu sapi pada si Kecil perlu terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan penanganan yang tepat.

Dalam proses tumbuh kembangnya seorang anak membutuhkan keseimbangan dan kecukupan nutrisi, seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral penting lainnya. Dan kita tahu, bayi membutuhkan protein lebih banyak di awal masa kehidupannya. Sayangnya tidak semua tubuh bayi mampu mencerna protein yang berasal dari susu sapi.

Alergi susu sapi pada bayi terjadi karena sistem imun mereka, terutama pada saluran pencernaan, belum berkembang sempurna.Dengan kondisi demikian, protein susu sapi dianggap sebagai zat berbahaya yang harus dilawan. Akibatnya, timbullah berbagai reaksi alergi pada tubuh bayi.

Webinar “Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju”

 

Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes. menjelaskan bahwa alergi susu sapi merupakan salah satu jenis alergi yang paling banyak dialami anak. Alergi susu sapi pada anak diakibatkan oleh respons sistem imun yang tidak normal terhadap protein susu sapi (whey dan kasein). Protein yang terdapat dalam susu sapi.

Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k),M Kes, saat webinar ‘Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju’ yang berlangsung hari senin 29 Juni 2020, banyak memberikan penjelasan banyak hal tentang anak alergi susu sapi.

Apabila  anak sudah terdiagnosa alergi susu Sapi, peran orang tua adalah mencari nutrisi alternatif yang tepat agar anak bisa terus mendapat asupan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang secara optimal

Orang tua juga harus mengenali gejala yang timbul pada anak alergi susu sapi, gejala alergi bisa terjadi pada kulit, pernafasan dan sistem pencernaan, diantaranya adalah

Mulai dari masalah kulit seperti ruam-ruam merah pada wajah

Sistem pernapasan yang terganggu seperti batuk dan bersin yang berulang,

Sistem pencernaan bermasalah misalnya sakit perut yang terus menerus sehingga membuat anak menjadi rewel.

Alergi susu sapi harus cepat ditangani karena dampaknya sangat besar, bukan hanya untuk anak saja tapi juga orang tua,

Dampak tersebut meliputi

  • Dampak Kesehatan
    Alergi susu sapi yang tidak cepat ditangani bisa meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti obesitas, tekanan darah tinggi dan sakit jantung.
  • Gangguan Tumbuh Kembang anak dengan alergi susu sapi akan mengalami keterlambatan pertumbuhan karena berhubungan dengan jenis dan durasi pantang makanan
  • Dampak Ekonomi
    Orang tua yang anaknya mengalami alergi susu sapi akan sering pergi ke dokter untuk memeriksakan anaknya yang sering sakit sehingga perlu mengeluarkan biaya pemeriksaan dan pengobatan yang lebih besar.
  • Dampak Psikologis
    Orang tua yang anaknya mengalami alergi susu sapi juga bisa stres karena berpikir tentang kondisi keuangannya juga memikirkan tumbuh kembang anaknya yang tidak optimal. Kualitas hidup si kecil jadi menurun.

Orangtua harus mengenali gejala alergi susu sapi secepat mungkin dan mengkonsultasikannya dengan dokter, atau dengan tenaga ahli yang saat ini bisa juga dilakukan melalui telepon maupun online. orang tua dilarang untuk mendiagnosa, mengobati atau mengambil tindakan sendiri

Setelah mendapatkan diagnosa dokter dan dipastikan anak mengalami gejala alergi susu sapi maka dianjurkan untuk menghindari pencetus alergi seperti protein yang berasal dari susu sapi dan produk-produk turunannya, seperti keju atau es krim.

Tapi walaupun begitu orang tua harus mencari nutrisi alternatif lain yang bagus untuk tumbuh kembang anak alergi susu sapi juga membantu mengurangi gejala yang timbul,  seperti susu formula soya yaitu isolat protein yang diproses Sehingga mengandung protein yang setara dengan susu sapi.

Selama masa pandemi COVID-19 ini orangtua diharapkan untuk terus memberikan nutrisi yang baik dan lengkap untuk anak dengan alergi susu sapi agar daya tahannya meningkat.

 

Tips Menghadapi Masa New Normal / Adaptasi  Anak Dengan Alergi Susu Sapi

 

Selama pandemi COVID-19 ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi masa New Normal/adaptasi  untuk anak alergi susu sapi diantaranya

  • Jangan menunda untuk imunisasi karena dikhawatirkan akan timbul penyakit lainnya jika menunda imunisasi
  • Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini, Tumbuh Kembang)
  • Tetap menjaga kesehatan dengan nutrisi lengkap dan seimbang, perbanyak makan buah dan sayur, dan aktivitas fisik yang sesuai
  • anak disarankan untuk lebih banyak aktivitas fisik di luar rumah. Agar bisa berjemur untuk mendapatkan sinar matahari, karena ia adalah sumber vitamin D yang bisa meningkatkan daya tahan tubuhnya.
  • Ajari anak untuk mencuci tangan, menggunakan sabun, memakai masker dan menghindari keramaian

Formula Soya yang bagus untuk asupan nutrisi anak alergi susu sapi adalah SGM Eksplor Advance+Soya dengan formulanya yang lengkap selain terbuat dari protein Soya yang aman untuk anak alergi susu sapi ada kandungan minyak ikan, Omega 3 dan 6 yang bagus untuk mendukung perkembangan daya pikir anak juga ada nutrisi penting lainnya.

PT Sari Husada Generasi Mahardika sebagai perusahaan yang memproduksi nutrisi dan pemimpin pasar melalui brand SGM Eksplor Advance+ Soya mendukung hari Alergi Dunia dengan mengadakan rangkaian Program Edukasi Pekan Tanggap Alergi hal inilah yang dijelaskan
Senior Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya, Anggi Morika Septie bertujuan mengajak para bunda untuk peduli untuk menjaga kesehatan si kecil dengan menjadi Bunda Tanggap Alergi dengan

Gerakan 3 K yaitu
Kenali Gejalanya orang tua harus tahu bagaimana gejala alergi susu sapi yang dialami anak

Konsultasikan ke dokter yang bisa melalu online agar gejala alergi pada anak bisa ditangani dengan cepat

Kendalikan memberikan alternatif nutrisi salah satunya Formula Soya  untuk menunjang tumbuh kembang si kecil  secara optimal.

Digital Marketing Manager SGM Eksplor Advance+ Soya, Mediana Herwijayanti Mengatakan Pekan Tanggap alergi diselenggarakan dengan berbagai macam kegiatan edukatif dengan konten-konten edukasi digital yang mudah untuk di akses oleh puluhan juta Bunda di Indonesia melalui akun Instagram @soya_generasimaju dan Facebook Page Soya untuk Generasi Maju.

Konten edukasi yang ditayangkan adalah

Sesi Expert Chat yang memudahkan bunda untuk berinteraksi langsung dengan ahlinya

Kelas Zumba Tanggap Alergi yang menampilkan gerakan senam rimgan yang bisa diikuti oleh bunda dan si kecil

Kreasi resep sehat dengan bahan dasar SGM Advance+Soya sehingga sangat baik dikonsumsi untuk anak alergi susu sapi.

Pekan Tanggap Alergi ini sangat memginspirasi dan mengedukasi para bunda bunda agar bisa lebih banyak lagi bunda di Indonesia yang menjadi Bunda Tanggap Alergi dengan gerakan 3 K

Untuk para Bunda yang ingin mengikuti Edukasi Nutrisi dalam rangkaian kegiatan Pekan Tanggap Alergi bisa mengunjungi website http://www.generasimaju.co.id/AlergiAnak atau follow Facebook Page Soya Untuk Generasi Maju dan Instagram @Soya_GenerasiMaju karena akan banyak informasi edukatif yang menginspirasi para bunda agar bisa memenuhi kebutuhan gizi Seimbang untuk si kecil, agar tumbuh kembangnya optimal dan  menjadi anak generasi maju.